Jumat, 16 April 2021

 TOPOLOGI JARINGAN


Pengertian Topologi Jaringan

Topologi pada fakta adalah peta dari sebuah jaringan. Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua yaitu topologi fisik (topologi fisik) dan topologi secara logika (topologi logis). Topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susunan dari label, komputer dan lokasi dari semua komponen jaringan. Sedangkan topologi cara menentukan bagaimana informasi atau aliran data dalam jaringan.

Topologi jaringan komputer adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan komputer jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi.

Secara umum topologi jaringan komputer adalah suatu bentuk struktur jaringan yang dibangun / diinstalasi sesuai dengan kebutuhan dan digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lain yang menggunakan media kabel atau media nirkabel.

Namun menurut Kristanto Topologi Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling terhubung satu sama lain, dengan memakai satu protokol komunikasi sehingga semua komputer yang saling terhubung tersebut bisa berbagi informasi, program, sumber daya dan juga bisa saling menggunakan perangkat keras lainnya secara bersamaan, misalnya printer , harddisk, lain-lain.


Jenis-jenis Topologi Jaringan

Topologi jaringan dapat dibagi dalam beberapa jenis sesuai kebutuhan dan perangkatnya masing-masing.


Topologi Ring 


Topologi Ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperti cincin yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan konser pada topologi bintang yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.

Kelebihan Topologi Ring :

- Mempunyai performa yang lebih baik dari topologi bus.

- Mudah diimplementasikan.

- Konfigurasi ulang & instalasi perangkat baru dapat dibilang cukup mudah.

- Anggaran instalasi lumayan murah.

Kekurangan Topologi Ring :

- Kinerja komunikasi dalam topologi ini dari jumlah / sejumlah titik atau node.

- Pemecahan masalah lumayan rumit.

- Apabila salah satu koneksi putus, sehingga koneksi lainnya pun ikut terputus.

- Pada topologi ini biasanya berjalan collision (tabrakan data).



Topologi Dual Ring


Merupakan pengembangan dari topologi Ring dimana pada topologi ini terdapat beberapa LAN yang sambungan secara Ring. Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.

Satu-satunya perbedaan antara cincin ganda dan cincin topologi adalah bahwa ada cincin kedua di sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar data dengan stasiun lain yang terletak di tingkat yang sama. Dengan demikian, setiap perangkat menjadi perangkat komunikasi umum dari dua dering yang independen sendiri untuk menyediakan jaringan dan jaringan.

Kelebihan Topologi Dual Ring :

- Jika satu cincin gagal, cincin kedua dapat berfungsi sebagai cadangan, untuk menjaga jaringan tetap terjaga.

Kekurangan Topologi Dual Ring :

- Pemasangan yang sulit dan ribet

- Harga pemasangan juga mahal



Topologi Bus


Topologi bus adalah topologi yang cukup sederhana jika dibandingkan dengan topologi lainnya. Topologi Bus yang umumnya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, selanjutnya digabungkan dengan topologi star / topologi bintang untuk menghubungkan klien atau node. Topologi bus hanya menggunakan satu kabel jenis coaxial di sepanjang node client. Basanya, ujung kabel coaxial yang diberikan T konektor yang merupakan kabel end to end.

Kelebihan Topologi Bus :

- Biaya instalasi yang dapat dibilang sangat murah lantaran hanya menggunakan sedikit kabel.

- Klien tambahan / workstation baru akan dilakukan dengan mudah.

- Topologi yang sangat sederhana & gampang di aplikasikan.

Kekurangan Topologi Bus :

- Apabila salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, faktor tersebut akan mengganggu komputer workstation / klien lainnya.

- Proses pengiriman (mengirim) & menerima (menerima) data kurang efisien, bahkan sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.

- Topologi yg teramat jadul & susah dikembangkan.



Topologi Star


Topologi Star adalah adalah topologi di dalam jaringan komputer, di mana terdapat sebuah komputer (atau perangkat jaringan komputer yang hub atau switch) yang menjadi pusat dari semua komputer yang terhubung ke dalamnya.

Kelebihan Topologi Star :

Topologi Star lebih andal di dalam jaringan, di mana kemungkinan terjadinya tabrakan paket data (Collision) kecil atau tidak ada sama sekali.

-Topologi Bintang mudah diimplementasikan, cukup dengan terhubung komputer ke komputer server (termasuk juga pada switch atau hub jika dalam bentuk perangkat penghubung jaringan).

Kekurangan Topologi Star :

- Pada Topologi Star, biaya jauh lebih besar, mengingat kabel jaringan yang jauh lebih banyak.

- Pada Topologi Star, kunjungan trafik jaringan padat (misalkan terdapat banyak pertukaran data antar komputer), yang mana semua lalu lintas data melewati komputer pusat / server (maupun hub atau switch), akan berakibat pada lalu lintas pertukaran data yang makin melambat.



Topologi Mesh


Topologi Mesh adalah salah satu jenis topologi pada jaringan komputer yang terhubung semua komputer secara penuh (Sepenuhnya Terhubung) ”. Topologi Mesh merupakan topologi yang paling kompleks dan paling pucat banyak digunakan pada penyedia layanan akses internet (ISP / Internet Service Provider), sebab Topologi Mesh mampu kerusakan atau gangguan yang pada salah satu komputer tidak akan mempengaruhi komputer lain atau jaringan secara total.

Kelebihan Topologi Mesh :

- Topologi Mesh mempercepat deteksi deteksi terhadap kesalahan dan gangguan pada jaringan komputer, mengganggu komputer lainnya atau pun jaringan komputer itu sendiri.

- Topologi Mesh aman dari gangguan oleh komputer lainnya (didalam jaringan yang sama), sehingga mampu menjaga produktifitas dan layanan pada jaringan komputer.

Kekurangan Topologi Mesh :

Topologi Mesh memerlukan tenaga ahli di bidang jaringan komputer, sebab proses instalasi dan konfigurasinya memerlukan kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan topologi sederhana lainnya (misalnya Topologi Bus).

- Topologi Mesh memerlukan biaya besar untuk penyediaan perangkat keras penghubung pada jaringan komputer. Misalkan saja kabel jaringan, router, switch, hub, wireless, dan lain-lain.



Topologi Tree


Topologi Tree merupakan salah satu topologi yang juga paling banyak diterapkan di dalam jaringan komputer, dengan bentuk geometris pohon (pohon) ”. Pada topologi Tree terdapat sebuah komputer (atau perangkat jaringan komputer berupa hub atau switch) pada level teratas (disebut dengan root) yang menjadi pusat utama komunikasi bagi semua komputer lain yang terhubung dengannya.

Kelebihan Topologi Tree :

- Topologi Tree mudah untuk dikembangkan sesuai kebutuhan dan mudah diperbaiki jika ada permasalahan masalah kesalahan.

- Topologi Tree mendukung koneksi Point ke Point pada jaringan komputer.

Kekurangan Topologi Tree :

- Pada Topologi Tree, potensi untuk mewujudkan Collision (tabrakan) paket data sangat besar.

- Topologi Tree membutuhkan usaha yang besar untuk melakukan perawatan dan perbaikan (pemeliharaan) pada skala jaringan besar.

- Apabila salah satu komputer pusat atau komputer root mengalami gangguan, maka komputer-komputer yang ada di bawahnya (secara hirarki) akan ikut terganggu.



Topologi Hybrid


Topologi hybrid yaitu topologi gabungan antara sekian banyak topologi yg tidak serupa. Terhadap dikala dua atau lebih topologi yang tidak sama membuka satu sama lain, dikala kumpulan topologi tersebut menempa topologi hybrid.

Kelebihan Topologi Hybrid :

- Kecepatan transfer data dalam topologi jaringan hybrid relatif stabil, karena topologi hybrid menggabungkan keunggulan topologi jaringan lain dan kekurangannya.

- Jika terjadi gangguan pada satu node, itu tidak akan mengganggu kinerja jaringan secara keseluruhan dalam topologi jaringan hybrid.

- Dapat bekerja lebih baik meskipun lalu lintas data di jaringan yang berbeda.

- Untuk mengembangkan topologi hybrid ini, dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengubah apa pun dari topologi yang ada.

- Dapat digunakan untuk menggabungkan model topologi jaringan apa pun.

- Lebih fleksibel dibandingkan dengan model topologi lainnya, sehingga dapat disesuaikan untuk kebutuhan di lingkungan jaringan yang berbeda.

Kekurangan Topologi Hybrid :

- Pemrosesan jaringan dalam topologi hybrid cukup rumit, karena topologi jaringan hybrid merupakan kombinasi dari beberapa model topologi yang berbeda.

- Untuk menginstal dan menginstal topologi jaringan ini lebih sulit, diperlukan kesabaran dan akurasi dalam konfigurasi dan pemasangan jaringan komputer.

- Biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya cukup mahal, ini disebabkan oleh kebutuhan akan kabel yang cukup banyak.





19190043

Sarah Damayanti Anugrah

19.4A.28

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Tugas Pertemuan 6 Pembuatan Jaringan Sederhana Nama: Sarah Damayanti Anugrah NIM: 19190043 Tugas 1 Buatlah jaringan komputer sederhana den...